Selasa, 18 Juni 2013

TUGAS SOFTSKILL IBD



BAB 10 : MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Sehingga kegelisahan merupakan suatu hal yang menggambarkan diri seseorang merasa tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatair, tidak tenang dalam tingkah lakunya, serta tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat dilihat dari gejala tingkah lakunya ataupun gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Masalah kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat diartikan bahwa seseorang merasa frustasi apanila suatu yang diinginkan tidak tercapai. Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

B. Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Yang menyebabkan seseorang merasa terasing karena perbuatan aaupun tingkah lakunya tidak dapat diterima oleh masyarakat, atau kekurangan dari dalam diri seseorang tersebut sehingga ia tidak dapat menyesuaikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat.


C. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya. Bermacam sebab terjadinya kesepian, frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Jadi kesepian  itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman sepergaulannya.

D. Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak  menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. Bebrapa orang tidak dapat berpikir secara tidak pasti ialah :
  1. obsesi
  2. phobia
  3. kompulasi
  4. hysteria
  5. delusi
  6. halusinasi
  7. keadaan emosi
Untuk menyenbuhkan keadaan itu tergantung pada mental si penderita. Apabila penyebabnya sudah diketahui kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka lebih baik si penderita untuk dibawa ke psikolog atau psikiater.





TUGAS SOFTSKILL IBD



BAB 10 : MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Sehingga kegelisahan merupakan suatu hal yang menggambarkan diri seseorang merasa tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatair, tidak tenang dalam tingkah lakunya, serta tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat dilihat dari gejala tingkah lakunya ataupun gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Masalah kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat diartikan bahwa seseorang merasa frustasi apanila suatu yang diinginkan tidak tercapai. Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

B. Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Yang menyebabkan seseorang merasa terasing karena perbuatan aaupun tingkah lakunya tidak dapat diterima oleh masyarakat, atau kekurangan dari dalam diri seseorang tersebut sehingga ia tidak dapat menyesuaikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat.


C. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya. Bermacam sebab terjadinya kesepian, frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Jadi kesepian  itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman sepergaulannya.

D. Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak  menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. Bebrapa orang tidak dapat berpikir secara tidak pasti ialah :
  1. obsesi
  2. phobia
  3. kompulasi
  4. hysteria
  5. delusi
  6. halusinasi
  7. keadaan emosi
Untuk menyenbuhkan keadaan itu tergantung pada mental si penderita. Apabila penyebabnya sudah diketahui kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka lebih baik si penderita untuk dibawa ke psikolog atau psikiater.





TUGAS SOFTSKILL IBD



BAB 10 : MANUSIA DAN KEGELISAHAN
A. Pengertian Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir tidak tenang, tidak sabar, dan cemas. Sehingga kegelisahan merupakan suatu hal yang menggambarkan diri seseorang merasa tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa khawatair, tidak tenang dalam tingkah lakunya, serta tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat dilihat dari gejala tingkah lakunya ataupun gerak-gerik seseorang dalam situasi tertentu. Masalah kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat diartikan bahwa seseorang merasa frustasi apanila suatu yang diinginkan tidak tercapai. Bila dikaji sebab-sebab orang gelisah adalah karena hakekatnya orang takut kehilangan hak-haknya. Hal itu adalah akibat dari suatu ancaman, baik ancaman dari dalam maupun dari luar. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama dimulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.

B. Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain, atau terpencil. Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pegaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. Keterasingan adalah bagian hidup manusia. Yang menyebabkan seseorang merasa terasing karena perbuatan aaupun tingkah lakunya tidak dapat diterima oleh masyarakat, atau kekurangan dari dalam diri seseorang tersebut sehingga ia tidak dapat menyesuaikan dirinya dalam kehidupan bermasyarakat.


C. Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian, karena kesepian bagian hidup manusia. Lama rasa sepi itu bergangung pada mental orang dan kasus penyebabnya. Bermacam sebab terjadinya kesepian, frustasi dapat mengakibatkan kesepian. Jadi kesepian  itu akibat dari keterasingan. Keterasingan akibat sikap sombong, angkuh, kaku, keras kepala, sehingga dijauhi teman-teman sepergaulannya.

D. Ketidakpastian
Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak  menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas. Ketidak pastian artinya keadaan yang pasti, tidak tentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, keadaan tanpa arah yang jelas, keadaan tanpa asal-usul yang jelas itu semua adalah akibat pikirannya tidak konsentrasi. Bebrapa orang tidak dapat berpikir secara tidak pasti ialah :
  1. obsesi
  2. phobia
  3. kompulasi
  4. hysteria
  5. delusi
  6. halusinasi
  7. keadaan emosi
Untuk menyenbuhkan keadaan itu tergantung pada mental si penderita. Apabila penyebabnya sudah diketahui kemungkinan juga tidak dapat sembuh. Bila hal itu terjadi, maka lebih baik si penderita untuk dibawa ke psikolog atau psikiater.





TUGAS SOFTSKILL



BAB 9 : MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
A. Tanggung  Jawab
Tanggung jawab adalah keadaan wajib yang menanggung segala sesuatunya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggungjawab juga juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Timbulnya tanggung jawab itu karena manusia hidup bermasyarakat dan hidup di lingkungan alam. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia pasti dibebani oleh tanggung jawab. Apabila tidak mau tanggung jawab, maka akan ada pihak lain yang meminta untuk bertanggung jawab. Maka dari itu, tanggung jawab dapat dilihat dari 2 sisi, yaitu dari sisi pihak yang berbuat, dan dari sisi kepentingan pihak lain.Tanggung jawab itu manusia yang beradab (berbudaya). Manusia merasa bertanggung jawab karena ia menyadari akibat baik atau buruknya perbuatan itu. Untuk memperoleh atau meningkatkan kesadaan bertanggungjawab perlu ditempuh usaha melalui pendidikan, penyuluhan, keteladanan, dan takwa terhadap Allah SWT. Macam-macam tanggung jawab, yaitu:
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
4.      Tanggung jawab terhadap bangsa atau negara
5.      Tanggung jawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa
B. Pengabdian dan Pengorbanan
Pengabdian dan pengorbanan adalah bentuk perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri. Pengabdian adalah perbuatan yang berupa pikiran, pendapat atau tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih, norma, atau satu ikatan itu semua dilakukan dengan secara ikhlas. Pengabdian itu pada hakikatnya adalah rasa tanggung jawab. Pengorbanan berasal dari kata korban ataupun kurban yang berarti persembahan, maka pengorbanan sendiri artinya adalah pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung keikhlasan yang tidak pamrih. Perbedaan antara pengabdian dan pengorbanan itu tidak begitu jelas, karena apabila adanya pengabdian tentu ada pengorbanan. Pengorbanan merupakan akibat dari pengabdian. Pengorbanan dapat berupa harta benda, pikiran dan perasaan bahkan dapat juga berupa jiwanya, dan pengorbanan itu diserahkan secara ikhlas tanpa pamrih. Pengabdian lebih banyak menunjukan pada perbuatan, sedangkan pengorbanan lebih banyak menunjukan pada pemberian. Dalam pengabdian selalu dituntut pengorbanan, tetapi pengorbanan belum tentu menuntut pengabdian.