Minggu, 16 Juni 2013

Tugas Softskill IBD



BAB 5 : MANUSIA DAN KEINDAHAN
A. Keindahan
Keindahan berasal dari kata indah yang artinya cantik, bagus, elok, molek dan sebagiannya. Keindahan identik dengan kebenaran. Keduanya mempunyai maksud yang sama yaitu abadi, yang mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera per-individu, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.
B. Apakah Keindahan Itu?
Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi.
Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian, yakni :
a.       keindahan dalam arti luas
b.      keindahan dalam arti estetis murni
c.       keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan.

Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan.
Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang dicerapnya. Sedang keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang dicerapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.
Apa alasannya manusia menciptakan keindahan?
1. Tata nilai yang telah usang
2. Kemerosotan zaman
3. Penderitaan manusia
4. Keagungan Tuhan Yang Maha Kuasa

C. Renungan
Renungan berasal dari kata renung yang artinya memikirkan sesuatu dengan penghayatan. Renungan adalah hasil dari merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori, yaitu :
1. Teori Pengungkapan, teori ini terutama bersangkutan dengan apa yang dialami oleh seorang seniman dalam menciptakan suatu karya seni. Dengan demikian pengungkapan itu berwujud berbagai gambaran dan angan-angan. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalamam estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan.

2. Teori Metafisik, adalah suatu teori peniruan (imitation teori). Teori seni ini menirukan segala sesuatu yang terdapat di muka bumi yang diciptakan oleh Sang Ilahi. Pada taraf yang lebih rendah terdapat realita duniawi ini yang merupakan cerminan semu dan mirip realita ilahi. Dan karya seni yang dibuat manusia adalah merupakan mimemis (tiruan) dari realita duniawi.

3. Teori Psikologis, seni merupakan semacam permainan menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan. Dalam teori penandaan (signification theory) memandang seni sebagai lambing atau tanda dari perasaan manusia.
                                           




Tidak ada komentar:

Posting Komentar