Minggu, 16 Juni 2013

Tugas Softskill



BAB 6 : MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian Penderitaan
Pendertitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari kata sansekerta yang artinya menanggung atau menahan. Penderitaan adalah menanggung atau merasakan sesuatu yng tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa lahir atau batin, maupun penderitaan lahir dan batin. Peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Misalkan terdapat suatu yang dianggap oleh seseorang adalah penderitaan tetapi belum tentu meneurut orang lain adalah suatu penderitaan. Ada pula penderitaan adalah suatu energi untuk bangkit bagi seseorang agar dapat melangkah mencapai kebahagiaan dan kenikmatan.
Banyaknya macam kasus penderitaan sesuai dengan liku-liku kehidupan manusia. Bagaimana manusia menghadapi penderitaan dalam hidupnya ? penderitaan fisik yagn dialami manusia tentulah diatasi dengan cara medis untuk mengurangi atau menyembuhkannya, sedangkan penderitan psikis, penyembuhannya terletak paa kemampuan si penderita dalam menyelesaikan soal-soal psikik yang dihadapinya.
B. Siksaan
Siksaan dapat diartikan siksaan badan atau jasmani atau adapula siksaan jiwa atau rohani. Siksaan dapat mengakibatkan penderitaan yang dialami oleh seseorang. Siksaan yang sifatnya psikis berupa; ketakutan,kesepian dan kebimbangan. Ketakutan yang berlebihan yang tidak pada tempatnya disebut phobia. Para ahli ilmu jiwa cenderung berpendapat bahwa phobia adalah suatu gejala dari suatu masalah psikologis yang dalam, yang harus ditemukan, dihadapi, dan ditaklukan sebelum phobianya akan hilang. Sebaliknya ahli-ahli yang merawat tingkah laku percaya bahwa suatu phobia adalah problemnya dan tidak perlu menemukan sebab-sebabnya supaya mendapatkan perawatan dan pengobatan. Kebanyakan ahli setuju bahwa tekanan dan ketegangan disebabkan oleh karena si penderita hidup dalam keadaan ketakutan terus menerus, membuat keadaan si penderita semakin lebih parah.

C. Kekalutan Mental
Dalam psikologi kekalutan mental adalah penderitaan batin. Secara sederhana, kekalutan mental adalah gangguan jiwa akibat ketidakmampuan seseorang untuk menghadapi suatu persoalan, sehingga yang bersangkutan akan bertingkah laku secara kurang wajar. Gejala awal bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah :
1.      nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
2.      nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.




Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental :
1.      Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna
2.      terjadinya konflik sosial budaya
3.      cara pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial

Kekalutan mental dapat terjadi di lingkungan yang seperti :
1.      kota – kota besar
2.      anak-anak muda usia
3.      wanita
4.      orang yang tidak beragama
5.      orang yang terlalu mengejar materi

Orang yang mengalami penderitaan mungkin akan memperoleh pengaruh sikap yang bermacam-macam dalam dirinya. Sikap yang ditimbulkan dapat berupa sikap yang positif maupun negatif. Sikap negatif biasanya seperti penyesalan, tidak merasa bahagia, kecewa, putus asa atau ingin bunuh diri. Sedangkan sikap positif biasanya kreatif tidak mudah menyerah dan selalu optimis bahwa hidup adalah bukan suatu rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan untuk membebaskan diri dari penderitaan dan penderitaan itu hanyalah suatu bagian dari kehidupan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar