Kamis, 10 Januari 2013

AGAMA DAN MASYARAKAT

Suatu fenomena yang cukup menarik di Indonesia sejak tahun 1990 adalah banyaknya orang memperbincangkan wacana globalisasi. Wacana globalisasi, di dalam perkembangannya lebih dimaknai dalam konteks globalisasi ekonomi, yaitu tersebarnya dominasi ekonomi
pasar bebas hampir di seluruh dunia. Hal itu dapat terjadi mengingat konstelasi ekonomi-politik dunia menampilkan kapitalisme sebagai kekuatan utama. Sebagai kekuatan tanpa tanding, kapitalisme bukan semata-mata kekuatan ekonomi, kapitalisme sekaligus merupakan kekuatan budaya, yang mampu merekonstruksi pola sosial budaya masyarakat dunia. Hal tersebut menunjukkan bahwa pemaknaan globalisasi pun menjadi luas dan majemuk. Globalisasi ekonomi secara tidak langsung mengacu kepada keseluruhan proses inkorporasi manusia menjadi suatu tatanan masyarakat global. Agama sebagai sistem nilai yang memberikan basis pengetahuan dalam proses evaluasi dan praktek kehidupan seseorang, melainkan kedudukan agama sebagai faktor penentu dalam pembentukan identitas diri yang juga sekaligus merupakan alat dalam menegaskan pluralitas penganutnya.
Perkembangan masyarakat modern merupakan revolusi kebudayaan terbesar dalam sejarah peradaban manusia. Modernisasi adalah pemacu prestasi manusia dalam memahami dunianya  secara  rasional setelah kebekuan pemikiran abad Pertengahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar