Kamis, 10 Januari 2013

ILMU SOSIAL DASAR SEBAGAI MATA KULIAH DASAR UMUM


    Mungkin baru pertama kali saya mengenal mata kuliah Ilmu Sosial Dasar ini, karena saya Maba (mahasiswa baru) jadi masih agak asing dengan apa itu ilmu sosial dasar. Di dengar dari namanya saya befikir mungkin ilmu sosial dasar ini ada kaitannya dengan ilmu pengetahuan sosial dulu seperti yang saya dapati ilmunya waktu saya duduk di bangku SMP dan SMA. Saya bisa ambil kesimpulan setelah saya mendapatkan tugas merangkum dari dosen softskill saya. Apa sih ilmu sosial dasar itu? Nah, disini saya mulai mengerti ternyata Ilmu sosial dasar itu adalah pengetahuan yang meneliti masalah-masalah sosial yang diwujudkan dalam kehidupan masyarakat Indonesia dengan menggunakan dari berbagai macam pengertian (fakta,konsep,teori). Dan kenapa ilmu sosial dasar di Perguruan Tinggi itu dijadikan MKDU (mata kuliah dasar umum)? Karena disini mahasiswa akan diberikan suatu pengetahuan dimana mahasiswa dapat mengkaji gejala-gejala sosial dari pengertian umum atau konsep-konsep yang dikembangkan agar mahasiswa memiliki daya tanggap, penalaran, dan kepekaan dalam menghadapi masalah-masalah sosial yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat. Dan disini mengajak mahasiswa untuk menjadi mahasiswa yang aktif dalam hal yang positif, karena saat ini Indonesia sangat mengharapkan Perguruan Tinggi dapat menghasilkan lulusan sarjana yang terampil dalam berbicara dan ahli dalam bidang yang ditekuninya. Untuk menjadi sarjana yang sujana, diharapkan harus memiliki seperangkat kemampuan yaitu: kemampuan akademik, kemampuan profesi dan kemampuan pribadi. Menurut saya dari seperangkat kemampuan tersebut harus ada sinkronisasi, dimana agar semuanya menjadi seimbang. Contohnya,  kita jenius dalam akademik tetapi kemampuan profesi dan pribadi kita sangat minim, jadi untuk apa kalo kita hanya pintar dalam hal material yang mengharapkan indeks prestasi kumulatif (IPK) mencapai 4,00 tetapi kita tidak punya basic kemampuan untuk mereaksikan materi itu ke dalam kehidupan masyarakat, sepertinya itu lebih mirip dengan robot yang jago menyelesaikan soal tetapi pasif dalam menghadapi hal kehidupan .Jika dianalogikan misalnya kita pandai dalam menulis hal resep masakan, tetapi kita tidak punya keahlian dalam memasak, jadi bagaimana kita bisa mereaksikan sebuah resep itu menjadi sebuah output, oke itu untuk hal skill. Untuk hal penalaran kita sebagai mahasiswa juga harus aktif di dalam kehidupan masyarakat, jangan jadi mahasiswa yang kupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang), apa mahasiswa seperti itukah yang diperlukan oleh bangsa kita sebagai generasi penerus? Sudah pasti jawabannya TIDAK. Mahasiswa mesti peduli dengan masalah-masalah terjadi yang di lingkungan sosial dan mencoba menanggulanginya. Kata dari menanggulangi tidak harus berupa fisik, tapi bisa saja kan kita menyumbang pikiran atau aspirasi kita untuk menyelesaikannya melalui media-media yang tersedia. Bagi-bagi para mahasiswa di Indonesia, tunjukanlah etika kita sebagai mahasiswa yang baik dan peduli bangsa. Jangan ke kampus hanya modal nampang saja dan sering bolos. Ingat kawan kuliah itu mahal kuliah itu gak murah. Bersyukurlah kita bisa menikmati bangku perkuliahan walaupun kuliah itu banyak tugas-tugasnya, karena banyak diluar sana teman-teman kita yang cita-cita mau kuliah tapi terhalang karena biaya. Dan satu lagi tetap semangat, karena sukses itu akan datang dari mana saja apabila kita berdoa dan berusaha. Sekian dulu tulisan saya ini, semoga ada sedikit manfaatnya, karena saya kurang expert dalam hal menulis jadi mohon maaf apabila ada kesalahan kata yang kurang berkenan kiranya. Keep spirit! Keep cheer up ! Thank You. Salam Mahasiswa!! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar